Ya Allah..
Kalo aku boleh terus meminta permintaan ini, aku mau dia kembali, aku mau dia berdiri dihadapanku dengan senyum yang ingin aku lihat selama ini, dengan tangan yang siap menyambutku lagi dan mata yang kukagumi, dengan sapaan hangat yang aku ingin dengar. Bukan ingin mengulang luka yang sama, aku ingin memperbaiki semua.
Jika engkau izinkan hal itu terjadi, datangkanlah ia dengan cara dan jalan yang engkau ridhoi, permudahlah jika waktu dan masa itu masih ada untukku. Kali ini bukan sekedar singgah, tapi menetap di rumah yang sama, yang dulu pernah aku dan dia pernah bangun.
Maafkan aku jika aku terus memaksa hal ini, maafkan aku selalu mengulang doa yang sama di tiap solatku, aku tau ini ga baik karna seakan akan aku mau menolak takdirMu. Aku sudah menerima semua sakitnya, aku sudah menerima sedihnya, sedikit-sedikit aku benahi patahnya yang berantakan, aku sudah menerima semua kejadian yang terjadi padaku akhir-akhir ini, aku mencoba terus hidup dan berjalan sambil belajar ikhlas dan percaya.
Kali ini.. aku mohon menangkanlah perihal hatiku, aku ingin meminta dia, engkau maha tau siapa lelaki yang aku maksut.
Dia datang disaat aku belum siap, disaat aku ga punya apa-apa yang bisa aku kasih ke dia, disaat aku ragu akan diriku sendiri, disaat aku ga punya keberanian untuk berhadapan dengannya. Tapi dengan tangan terbuka dia mau menerimaku, menerima semua keadaanku saat itu, dia ga lari, dia mendukungku, dia selalu memvalidasi perasaanku yang saat itu aku sendiri bingung, dia selalu mengapresiasi segala hal di hidupku, dia ternyata menerimaku.. utuh.
Tapi ketakutanku akan hal lain ngebuat dia cuma jadi jalan di tempat, ga bergerak. Mungkin dia ragu juga gimana harus mulai kalo aku ga bisa digapai. Aku bisa digapai, aku bisa terbuka, hanya waktu itu banyak ketakutan yang ada dihatiku ketimbang kesiapan.
Lain kali ini, aku sudah siap ya Allah, aku udah siap untuk dipertemukan dengan nyata oleh dia lagi, aku udah siap untuk berbagi hidupku dengan dia secara utuh, aku udah siap untuk take and give sama dia, aku udah siap untuk natap matanya, aku udah siap menjadikan dia isi ceritaku lagi, liat senyumnya, denger sapaannya, denger detak jantungnya dan ngasih dia pelukan yang lama tiap dia capek.
Aku mau dia liat aku dengan versi terbaikku, bukan orang lain. Menurutku dia pantes untuk dapat hal itu, aku yang sekarang lebih utuh ketimbang kemarin. Yang dia tau aku dalam versiku yang lama, dia hanya tau aku dalam versi aku insecure, aku penuh ketakutan, aku penuh keraguan. Aku mau dia liat aku yang sekarang. Yang lebih penuh dan utuh. Aku udah ga setengah lagi kali ini.
Aku mencoba untuk gantiin dia dengan orang baru, tapi ga bisa ya Allah, hati aku belum sepenuhnya siap kalo ternyata bukan dia.
Dan hari ini, aku ceritain betapa dia nerima aku ke temenku seharian penuh, rasa kangen itu muncul lagi, rasa bersalah itu muncul lagi. Dan dengan kehendakmu, tiba-tiba tanpa rencana engkau bawa aku ke daerah tempat tinggal dia dulu sebelum pergi, aku kesana masih dengan harap penuh yang aku bawa, diantara banyak orang disana, kenapa cuma dia yang ga ada?
Seakan akan engkau tau apa yang aku butuh hari ini, begitu gampang kalo dulu aku berani dan aku mau, seakan akan engkau ngajak buat "yuk kita obatin kangennya". Aku solat di masjid terbesar di komplek itu, mungkin waktu itu sesekali dia pernah solat juga disana, entah solat jumat atau solat yang lainnya, aku nikmati suasananya, jalanan yang mungkin juga setiap hari dia lalui waktu itu, aku nikmati juga setiap titiannya. Tapi dia ga ada, atau mungkin aku terlewat? Maaf aku nangis lagi ya Allah.
Hidup hampir 32 tahun di kota ini, semua berubah pas dia pergi ya Allah, jalan yang aku lewatin sekarang kaya ada cerita, perlu hati yang kuat buat napakin tempat-tempat yang sering aku dan dia sebut.
Aku ga tau gimana lagi caranya buat melepas dia, buat ngerelain dia sepenuhnya. Aku belom siap, aku belom mampu buat itu.
Tolong menangkan, untuk kali ini ya Allah.... tanpa patah lagi, tanpa harapan kosong lagi, tanpa banyak tangis lagi. Karna dia pernah aku jadikan harapan dan energi terakhirku untuk jatuh cinta lagi.