Minggu, 19 Juni 2016

When I Feel Losing You

Hai Pak, apa kabar?
Ini anakmu, anak gadismu yang terakhir kamu liat pas aku 12 tahun, sekarang aku bukan lagi gadismu yang berumur 12, Pak.

Anak gadismu sekarang berumur 22 tahun, iya sudah besar. Dan sekarang bulan ramadhan, Pak. Ini ramadhan ke 9 yang kita lewatin terpisah jarak yang sangaaaaaat jauh.

Aku lagi mengingat rasanya dipeluk olehmu, pelukan yang diberikan terakhir di umurku yang ke 12. Iya, hangat, menyenangkan.

Dan sekarang, terlalu muluk untuk meminta kau kembali, terlalu muluk memintamu memelukku seperti dulu, tapi aku ingin.

Apa rasanya dipeluk olehmu diumur 22 tahun ini? Masih sama kah dengan pelukan yang dulu? Apa rasanya dibonceng naik motor dan tidur dibahumu diumhr 22 tahun ini? Masih nyamankah seperti dulu? Apa rasanya bercanda sambil menonton tv denganmu diumur 22 tahun ini? Masih menyenangkan kah?

Kakiku sekarang lebih panjang dari dulu, Pak. Dari dulu yang sering kamu bonceng di jok belakang motor bebekmu.

Badanku juga sudah lebih besar sekarang, Pak. Bukan badan yang dulu bisa kamu gendong diatas perutmu yang besar.

Aku sekarang berhijab, Pak. Berhijab demi kamu, berhijab agar kamu bisa di surga Allah dengan nyaman.

Dan sekarang, aku hanya bisa banyak berdoa, semoga nanti pada waktunya kita berempat bisa bertemu didalam surganya Allah yang kekal abadi, dipelukanmu lagi.